HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA DAN SISWI SMA NEGERI 8 CIREBON

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Ainia Mutiara Salsabila
Pengarang 1 : Uswatun Khasanah
Pengarang 2 : Eni Suhaeni
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : KITAM
Klasifikasi : 616.39 Ain h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 49 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat. Salah satu faktor risiko utama adalah kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Di SMA Negeri 8 Cirebon belum pernah dilakukan penelitian terkait obesitas remaja, meskipun ditemukan sejumlah siswa dengan kelebihan berat badan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada siswa SMA Negeri 8 Cirebon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 302 siswa yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner FFQ dan PAQ-A serta pengukuran antropometri berdasarkan kurva CDC. Uji statistik menggunakan korelasi Spearman. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi sayur (p=0,001; r=-0,273), konsumsi buah (p=0,001; r=-0,239), konsumsi fast food dan gorengan (p=0,001; r=0,423), konsumsi makanan dan minuman manis (p=0,001; r=0,191), serta aktivitas fisik (p=0,001; r=-0,228) dengan kejadian obesitas. Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara kebiasaan makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Pencegahan obesitas pada remaja memerlukan edukasi mengenai konsumsi makanan sehat dan pentingnya aktivitas fisik yang cukup sejak usia sekolah.

 

Kata Kunci : Obesitas, Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik, Remaja

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7021 Ya