UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK n-HEKSANA, ETIL ASETAT DAN ETANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhi ATCC 6539

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Ferdiansyah Hakim
Pengarang 1 : Hikmah Fitriani
Pengarang 2 : Amanah
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.92 Fer u
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 61 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Salmonella typhi merupakan penyebab demam tifoid. Pengobatan menggunakan antibiotic namun pemakaian tidak tepat menimbulkan resistensi. Karena itu diperlukan alternatif seperti pemanfaatan tanaman obat seperti kulit bawang merah, Tujuan: Menganalisis perbandingan efektivitas antibakteri ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol kulit bawang merah (Alium cepa L.) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi ATCC 6539. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental dengan difusi sumuran dan rancangan penelitian post-test only control grup design. Penelitian menggunakan 14 kelompok, 2 kelompok kontrol dan 12 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan yaitu ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol kulit bawang merah (Allium cepa L.) dengan konsentrasi 40%, 60%, 80%, 100%. Kelompok kontrol yaitu K (+) kloramfenikol 1% dan K (-) Dimethyl Sulfoxide 10%. Analisis menggunakan uji Shapiro wilk, dilanjutkan dengan uji One-Way Anova dan Post Hoc Bonferroni. Hasil: Rata-rata zona hambat etil asetat konsentrasi 40%, 60%, 80% dan 100% yaitu 6,53 mm, 7,17 mm, 8,37 mm dan 9,17 mm, rata-rata zona hambat etanol konsentrasi 40%, 60%, 80% dan 100% yaitu 6,77 mm 7,29 mm, 8,28 mm dan 8,58 mm, sedangkan pada n-heksana rerata zona hambat konsentrasi  40%, 60%, 80% dan 100% yaitu 0 mm.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6989 Tidak