HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) EKSASERBASI AKUT RAWAT INAP DENGAN KADAR EOSINOFIL DARAH DI RSUD WALED PERIODE SEPTEMBER 2023-SEPTEMBER 2024
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Jidni Alaya Suryadirezi |
| Pengarang 1 | : Dwi Rosa Eka Agustina |
| Pengarang 2 | : Isti Noviani |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.24 Jid h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 58 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar belakang : Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah kelainan paru heterogen yang ditandai dengan keluhan respirasi kronik. Faktor risiko terpenting PPOK adalah jenis kelamin, usia, pekerjaan dan lingkungan. PPOK juga menyebabkan peningkatan produksi sel leukosit sehingga dikaitkan dengan kondisi alergi yang berhubungan dengan peningkatan sel eosinofil pada darah penderita PPOK. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Karakteristik Penderita PPOK Eksaserbasi akut Rawat Inap dengan Kadar Eosinofil Darah di RSUD Waled Periode September 2023-September 2024. Metode : Jenis penelitian bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah pasien PPOK Eksaserbasi akut rawat inap, yaitu sebanyak 132 orang yang diperoleh dengan Total sampling. Data diperoleh dari data rekam medis kemudian dianalisis dengan Rank Spearman. Hasil : Karakteristik pasien PPOK Eksaserbasi akut rawat inap sebgaian besar laki-laki (62,1%), usia lansia (68,9%), buruh bangunan (31.1%), kadar eosinofil darah normal (75%). Ada hubungan antara jenis kelamin dengan kadar eosinofil darah (p value 0,023), Tidak ada hubungan antara usia dengan kadar eosinofil darah (p value 0,235), dan tidak ada hubungan antara riwayat pekerjaan usia dengan kadar eosinofil darah (p value 0,416). K
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6974 | Tidak |