KARAKTERISTIKPASIENDENGANDIAGNOSIS ADENOMIOSISDILABORATORIUMPATOLOGI ANATOMIKRUMAHSAKITUMUMDAERAH45KUNINGAN TAHUN2021-2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Septiani Latipah |
| Pengarang 1 | : Putri Ajeng Ayu Larasati |
| Pengarang 2 | : Nurbaiti |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Sep k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 68 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar belakang: Adenomiosis merupakan penyakit ginekologi yang ditandai dengan adanya jaringan endometrium di dalam miometrium. Penyakit ini sering menimbulkan perdarahan uterus abnormal, dismenorea, nyeri panggul kronis, dan infertilitas yang dapat menurunkan kualitas hidup wanita. Gejala klinis yang tidak spesifik menyebabkan adenomiosis sulit dideteksi secara dini sehingga banyak kasus baru terdiagnosis pada tahap lanjut. Data mengenai karakteristik pasien adenomiosis di rumah sakit daerah masih terbatas, khususnya di RSUD 45 Kuningan yang belum pernah diteliti sebelumnya..Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien dengan diagnosis adenomiosis di Laboratorium Patologi Anatomik RSUD 45 Kuningan tahun 2021–2025 berdasarkan sosiodemografi, gejala klinis, dan hasil patologi anatomik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa rekam medis pasien adenomiosis di RSUD 45 Kuningan tahun 2021–2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sehingga diperoleh 37 pasien yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS versi 27. Hasil: Sebanyak 37 pasien memenuhi kriteria penelitian. Kelompok usia terbanyak adalah 46–55 tahun (48,6%), diikuti usia 36–45 tahun (45,9%). Sebagian besar pasien merupakan multipara (81,1%), seluruhnya berstatus menikah (100%), dan mayoritas bekerja sebagai ibu rumah tangga (94,6%). Gejala klinis yang paling sering ditemukan adalah menoragia/menometroragia (75,7%), diikuti nyeri perut bagian bawah (16,2%), nyeri panggul kronis (5,4%), dan dismenorea (2,7%). Berdasarkan hasil patologi anatomik, adenomiosis difus merupakan tipe yang paling banyak ditemukan sebanyak 25 orang dengan presentase 67.6%.
KataKunci: Adenomiosis, karakteristik sosiodemografi, gejala klinis, patologi anatomik
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |