HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PROGRESIVITAS DAN JENIS ASTIGMATISME PADA PASIEN DENGAN KELAINAN REFRAKSI DI CIREBON EYE CENTER PERIODE 2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Nurochman Andika S |
| Pengarang 1 | : Boyke Sisprihattono |
| Pengarang 2 | : Intan Dwi Rahayu |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Nur h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 55 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Astigmatisme merupakan kelainan refraksi yang sering ditemukan di seluruh dunia. Prevalensi dan karakteristiknya diduga dipengaruhi oleh faktor demografis seperti usia dan jenis kelamin. Data epidemiologi astigmatisme berbasis fasilitas pelayanan kesehatan mata di wilayah Cirebon masih terbatas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan progresivitas dan jenis astigmatisme pada pasien kelainan refraksi di Cirebon Eye Center periode 2025. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain longitudinal retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis. Sampel diambil dengan total sampling, diperoleh 30 pasien astigmatisme yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test dan Pearson Chi-Square. Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (66,7%), dengan kelompok usia terbanyak lansia (50,0%). Jenis astigmatisme paling dominan adalah With-The-Rule (60,0%). Sebanyak 40,0% pasien mengalami progresivitas astigmatisme. Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan progresivitas (p=0,024) dan antara usia dengan progresivitas (p=0,002). Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan jenis astigmatisme (p=0,041) Namun, tidak ditemukan hubungan bermakna antara usia dengan jenis astigmatisme (p=0,218). Simpulan: Jenis kelamin berhubungan signifikan dengan progresivitas astigmatisme, dan jenis astigmatisme, namun, pada usia ditemukan hubungan yang signifikan terhadap progresivitas tetapi tidak dengan jenis astigmatisme. Kelompok lansia dan pasien perempuan memiliki proporsi progresivitas lebih tinggi. Pemeriksaan mata berkala penting dilakukan, terutama pada lansia, untuk deteksi dini perubahan refraksi.
Kata Kunci: Astigmatisme, usia, jenis kelamin, progresivitas astigmatisme, kelainan refraksi
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |