KARAKTERISTIK ANTIBIOGRAM ISOLAT Escherichia coli DI RSUD ARJAWINANGUN TAHUN 2020-2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Rahmawati Nurhidayah |
| Pengarang 1 | : Rose Indriyati |
| Pengarang 2 | : Niklah Zaidah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Rah k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 85 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Escherichia coli merupakan salah satu penyebab utama infeksi bakteri yang menunjukkan peningkatan resistensi antibiotik, terutama akibat produksi enzim ESBL. Penyusunan antibiogram diperlukan untuk mendukung pemilihan terapi antibiotik empiris yang rasional. Tujuan: Mengetahui karakteristik antibiogram isolat E.coli ESBL dan non-ESBL di RSUD Arjawinangun tahun 2020–2025. Metode: Penelitian deskriptif menggunakan data sekunder hasil kultur dan uji kepekaan antibiotik isolat E.coli di Laboratorium Mikrobiologi RSUD Arjawinangun periode 2020–2025. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase sensitivitas antibiotik dan dikategorikan menjadi sangat dianjurkan (≥80%), dapat dianjurkan (60–80%), dan tidak dianjurkan (<60%). Hasil: Isolat E.coli ESBL menunjukkan lebih banyak antibiotik dalam kategori tidak dianjurkan dibandingkan non-ESBL, terutama pada Aztreonam, Ceftazidime/Avibactam, Ciprofloxacin, Ceftriaxone, Cefepime, dan Gentamicin. Amikacin, Ertapenem, Nitrofurantoin, Meropenem, Tigecycline, dan Piperacillin Tazobactam secara konsisten termasuk kategori sangat dianjurkan pada kedua kelompok isolat, sedangkan Ampicillin dan Cefazolin secara konsisten termasuk kategori tidak dianjurkan baik pada isolat ESBL maupun non-ESBL. Pola sensitivitas sejalan dengan data surveilans nasional PAMKI dan PDS PatKLIn. Simpulan: Karakteristik antibiogram menunjukkan bahwa isolat E.coli ESBL memiliki sensitivitas antibiotik lebih rendah dibandingkan non-ESBL. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar penyusunan antibiogram lokal dan mendukung pemilihan terapi antibiotik empiris yang rasional.
Kata kunci: Escherichia coli, ESBL, non-ESBL, sensitivitas antibiotik, antibiogram.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |