GAMBARAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI SWAMEDIKASI OBAT BATUK DI DESA PEDAGANGAN KABUPATEN TEGAL
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Keyza Melia Putri |
| Pengarang 1 | : Sutara |
| Pengarang 2 | : Bambang Wibisono |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Key g |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 110 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
kesalahan akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat. Tingginya praktik swamedikasi di Indonesia yang mencapai 84,23% pada 2021 menunjukkan pentingnya pengetahuan dalam penggunaan obat secara rasional dan aman, khususnya obat batuk yang memiliki risiko salah penggunaan dan efek samping. Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik demografi dan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai swamedikasi obat batuk di Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi berisi 18 butir soal yang mencakup enam dimensi pengetahuan. Sampel berjumlah 362 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling dan dianalisis secara univariat. Hasil: Mayoritas responden berusia 36–45 tahun (31,2%), berjenis kelamin perempuan (63,8%), berpendidikan terakhir SMA/SMK atau sederajat (40,9%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (29,6%). Tingkat pengetahuan responden pada enam dimensi secara berturut-turut berada dalam kategori baik, yaitu konsep dasar penyakit batuk (59,9%), konsep dasar swamedikasi (59,7%), ketepatan memperoleh obat batuk (72,1%), kesesuaian indikasi obat batuk (61,0%), ketepatan penggunaan obat batuk (50,6%), dan efek samping obat batuk (63,3%). Simpulan: Masyarakat di Desa Pedagangan secara umum memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai swamedikasi obat batuk. Namun, edukasi kesehatan terutama mengenai ketepatan penggunaan obat batuk perlu ditingkatkan untuk mendukung penggunaan obat yang rasional, aman, dan sesuai indikasi.
Kata Kunci: tingkat pengetahuan, swamedikasi, obat batuk, masyarakat.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |