KARAKTERISTIK PASIEN TB-HIV DI RUMAH SAKIT PARU JAWA BARAT SIDAWANGI TAHUN 2022-2024
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK |
| Pengarang | : Dyocta Ksatria Setiawan |
| Pengarang 1 | : Menik Herdwiyanti |
| Pengarang 2 | : Adetya Rahma Dinni |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.99 Dyo k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 47 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Koinfeksi Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, dimana infeksi HIV meningkatkan risiko terjadinya TB aktif dan memperburuk prognosis klinis pasien. Pemahaman karakteristik klinis dan demografis pasien TB-HIV penting untuk mengoptimalkan strategi pengobatan dan intervensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien TB-HIV di Rumah Sakit Paru Jawa Barat Sidawangi berdasarkan data rekam medis.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan data sekunder rekam medis 49 pasien TB-HIV dari Januari 2022 hingga Desember 2024.Hasil: Mayoritas pasien adalah laki-laki (81,63%) dan berusia muda-dewasa (87,76%). Sebagian besar merupakan kasus baru TB paru (97,96%). Status pengobatan terbanyak adalah lost to follow-up sebesar 44,90%. Dari sisi status gizi, 36,73% pasien mengalami underweight (gizi kurang).Simpulan: Karakteristik pasien TB-HIV di Rumah Sakit Paru Jawa Barat Sidawangi didominasi oleh laki-laki muda-dewasa dengan kasus TB paru baru. Tingginya angka lost to follow-up menandakan perlunya peningkatan pengawasan. Selain itu, prevalensi underweight yang signifikan menunjukkan perlunya intervensi nutrisi sebagai bagian dari manajemen komprehensif pengobatan TB-HIV untuk meningkatkan hasil klinis pasien.
Kata Kunci:Koinfeksi TB-HIV, TB paru,HIV
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6999 | Tidak |