RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT SEBAGAI INDIKATOR ADANYA HELICOBACTER PYLORI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WALED

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Kanza Zahratu Azmi
Pengarang 1 : Doddy Rizqi Nugraha
Pengarang 2 : Donny Nauphar
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 571.964 Kan r
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 44 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Helicobacter Pylori adalah bakteri yang umum ditemukan di lambung dan menginfeksi 50-75% orang di seluruh dunia. Infeksi ini kerap tidak menimbulkan gejala hingga muncul komplikasi seperti gastritis, tukak lambung, atau kanker lambung. Diagnosis pasti memerlukan endoskopi, namun akses terhadap alat ini masih terbatas di banyak daerah. Rasio Neutrofil Limfosit muncul sebagai alternatif non-invasif. Tujuan: mengetahui sensitivitas, spesifisitas, dan hubungan rasio neutrofil limfosit sebagai indikator adanya H. pylori di RSUD Waled. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan Observasional dengan pendekatan Cross Sectional dan uji diagnostik. Sampel penelitian sebanyak 418 yang masuk kedalam kriteria inklusi di RSUD Waled tahun 2023 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data yang digunakan berupa rekam medis. Analisis yang digunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan uji diagnostik. Hasil: uji Chi-Square, diperoleh P value 0,737 (p > 0,05) yang menunjukan bahwa variabel RNL tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan keberadaan Helicobacter Pylori. Sensitivitas dan Spesifisitas RNL sebagai indikator Helicobacter Pylori didapatkan 40% dan 57%. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, tidak terdapat hubungan antara Rasio Neutrofil Limfosit dengan keberadaan Helicobacter Pylori dan RNL memiliki kemampuan yang terbatas sebagai indikator adanya Helicobacter Pylori.

Kata kunci: Helicobacter Pylori, Rasio Neutrofil Limfosit.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6975 Tidak