HUBUNGAN FLEKSIBILITAS PSIKOLOGIS DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Novi Amelia
Pengarang 1 : Duddy Fachrudin
Pengarang 2 : Risnandya Primanagara
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.89 Nov h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 53 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Resiliensi merupakan suatu kemampuan untuk bangkit kembali dari suatu kejadian yang stressful dan dapat meningkatkan ketahanan terhadap stress.Pada mahasiswa kedokteran, resiliensi menjadi salah satu hal yang sangat penting karena sering menghadapi tuntutan akademis yang tinggi, beban emosional, yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Menurut Gloster , Mayer, & lieb. Peran fleksibilitas psikologis adalah sebagai penopang stress dan respon psikologis negative yang mungkin muncul. Lalu oleh karena itu menjadi orang yang fleksibel secara psikologis dapat membantu diri tetap terkoneksi dengan realita, meskipun pemikiran, perasaan, dan sensasi negative tetap muncul. Shingga menjadi seseorang yang fleksibel mampu meminimalisir respon negative yang muncul dalam diri.Tujuan : Mengetahui hubungan Fleksibilitas Psikologis dengan Resiliensi pada Mahasiswa Kedokteran Semester empat Universitas Swadaya Gunung Jati. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Metode analisis menggunakan uji korelasi spearmen. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini diantaranya Multidimentional Psychological Flexibility Inventory (MPFI) dan. Resiliensi diukur menggunakan Kuisoner (CD- RISC).Yang dikembangkan oleh Connor dan Davidson. Dengan jumlah Responden 191 orang yang merupakan mahasiswa kedokteran di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Hasil : Nilai p ini menunjukkan signifikansi statistik yang sangat kuat (p < 0.005). Ini berarti bahwa hubungan yang diamati antara fleksibilitas psikologis dan resiliensi bukan terjadi secara kebetulan.Nilai r = 0.530 kekuatan sedang. Antara kedua variabel artinya, semakin tinggi fleksibilitas psikologis seseorang, cenderung semakin tinggi pula resiliensinya

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6940 Tidak