KESESUAIAN MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT DENGAN DIAGNOSIS MALNUTRISI BERDASARKAN KRITERIA GLOBAL LEADERSHIP INITIATIVE ON MALNUTRITION PADA GERIATRI DI UPTD PUSKESMAS PAGADEN
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Niesrina Nuralya Fhitriyah |
| Pengarang 1 | : Ali Manfaluthi A |
| Pengarang 2 | : M. Duddy Satrianugraha W |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.53 Nie k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 40 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang : Malnutrisi merupakan salah satu masalah gizi yang sering terjadi pada lansia dan sering tidak terdiagnosis secara dini. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti penurunan massa otot, peningkatan risiko infeksi, serta mortalitas. Deteksi dini malnutrisi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Mini Nutritional Assessment (MNA) merupakan alat skrining gizi yang telah divalidasi secara luas dan mudah digunakan. Sedangkan Global Leadership Initiative on Malnutrition (GLIM) merupakan kriteria diagnosis malnutrisi yang bersifat lebih komprehensif dan digunakan sebagai gold standard dalam menentukan status gizi seseorang. Aim : Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian antara MNA dengan diagnosis malnutrisi berdasarkan kriteria GLIM pada pasien geriatri di UPTD Puskesmas Pagaden. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 105 orang pasien geriatri di UPTD Puskesmas Pagaden pada bulan juni tahun 2025, data diambil secara purposive sampling melalui wawancara dan pengukuran antropomentri menggunakan kuisioner Mini Nutritional Assessment (MNA) dan diagnosis malnutrisi berdasarkan kriteria GLIM. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dan evaluasi Area Under Curve (AUC). Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (78,1%) dan lansia muda (60-69 tahun, 71,4%). Berdasarkan MNA, 52,4% responden berisiko malnutrisi dan 6,7% mengalami malnutrisi. Diagnosis GLIM menunjukkan prevalensi malnutrisi sebesar 59,0%, dengan hampir seluruh responden (99,0%)
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6939 | Tidak |