HUBUNGAN SOCIAL SUPPORT, PROBLEM - FOCUSED COPING DAN RESILIENCE DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Orin Silvy Yulianti
Pengarang 1 : Tissa Octavira Permatasari
Pengarang 2 : R. Vivi Meidianawaty
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.858 Ori h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 66 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Pendidikan kedokteran merupakan proses yang menantang dan dapat menyebabkan stres, dengan prevalensi academic burnout yang tinggi di kalangan mahasiswa. Aademic burnout didefinisikan sebagai kombinasi kelelahan emosional, sinisme, dan perasaan tidak efektif akibat tuntutan akademik berlebihan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara social support, problem-focused coping, dan resilience dengan academic burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 266 mahasiswa preklinik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi, yaitu Freudenberger and Richelson Burnout Questionnaire, Multidimensional Scale of Perceived Social Support, Academic Problem-Focused Coping (APFC), dan CD-RISC 25. Hasil: Sebanyak 34,6% responden berada dalam kategori risiko tinggi mengalami academic burnout dan 30,8% mengalami burnout. Mayoritas responden memiliki tingkat social support sedang (52.3%),  problem-focused coping sedang (52.3%), dan resilience cukup (59.8%). Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan negatif signifikan antara social support (r = -0.613; p = 0.000), problem-focused coping (r = -0.634; p = 0.000), dan resilience (r = -0.567; p = 0.000) dengan academic burnout. Analisis multivariat menunjukkan bahwa resilience merupakan faktor paling dominan (p = 0,000; OR = 0,532). ademic burnout.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6934 Tidak