HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN USIA DENGAN KEJADIAN FIBROADENOMA MAMMAE (FAM) DI RSUD GUNUNG JATI CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Rakan Athaya Prelyan |
| Pengarang 1 | : Yukke Nilla Permata |
| Pengarang 2 | : Alendra Chakramurty |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.99 Rak h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 39 hlm,. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang : Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan tumor jinak payudara yang paling umum ditemukan, terutama pada wanita usia muda dan dewasa awal. FAM terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu juvenil (umumnya terjadi pada usia remaja) dan non-juvenil (lebih sering ditemukan pada usia dewasa). Beberapa faktor risiko yang diduga berperan dalam kejadian FAM antara lain usia dan Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT tinggi diduga berkorelasi dengan peningkatan kejadian FAM melalui mekanisme hormonal seperti peningkatan kadar estrogen dan faktor pertumbuhan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan usia dengan kejadian Fibroadenoma Mammae (FAM) di RSUD Gunung Jati Cirebon. Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis 84 pasien yang datang ke poli bedah RSUD Gunung Jati Cirebon selama periode Januari–Desember 2023. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Mayoritas pasien berada pada kelompok usia 19–59 tahun (76,2%) dan memiliki IMT kategori normal (47,6%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian FAM (p = 0,000; r = -0,421) serta hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian FAM (p = 0,000; r = 0,960).
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6929 | Tidak |