GAMBARAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ARJAWINANGUN DESCRIPTION OF CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS AT ARJAWINANGUN HOSPITAL
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Try Yogi Damar Pamungkas |
| Pengarang 1 | : Rose Indriyati |
| Pengarang 2 | : Siti Maria Ulfah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.61 Try g |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 57 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Gagal ginjal kronis (GGK) adalah penurunan fungsi ginjal yang bersifat permanen dan progresif, sehingga ginjal kehilangan kemampuan mengatur keseimbangan cairan, elektrolit, dan metabolisme tubuh. Pada tahap akhir, pasien GGK memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisa untuk mempertahankan kualitas hidup dan mencegah komplikasi. Hemodialisa bekerja dengan proses difusi, osmosis, dan ultrafiltrasi untuk membersihkan darah dari sisa metabolisme. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif. Sampel penelitian sejumlah 65 orang menggunakan teknik total sampling. penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia dewasa akhir (36–45 tahun) sebesar (33,8%). Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (60,0%). Tingkat pendidikan terbanyak adalah lulusan Sekolah Dasar (SD) sebesar (53,8%). Pekerjaan responden paling banyak adalah ibu rumah tangga (IRT) sebesar (50,8%). Berdasarkan berat badan, sebagian besar responden memiliki berat badan di atas 50 kg (67,7%). Sebagian besar responden memiliki komorbid hipertensi sebesar (84,6%). Berdasarkan lama menjalani hemodialisa, sebagian besar responden menjalani terapi kurang dari 12 bulan (52,3%). Nilai kadar ureum terbanyak berada pada kategori (100 - 200 mg/dL) yaitu sebesar (72,3%), sedangkan kadar kreatinin serum terbanyak berada pada rentang (5,00 – 10,00 mg/dL) sebesar (49,2%). Nilai estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) terbanyak berada pada kategori kurang dari 6 mL/menit sebesar (43,1%).
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6914 | Tidak |