HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KOGNITIF DAN FUNGSI MOTORIK DENGAN QUALITY OF LIFE PADA ANAK SUSPEK DOWN SYNDROME

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : M. Rifki Mauludin
Pengarang 1 : Donny Nauphar
Pengarang 2 : Irman Permana
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.858 M. h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 49 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar belakang: Down syndrome merupakan suatu kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya penambahan satu buah kromosom 21, sehingga total terdapat tiga buah kromosom 21 atau disebut dengan trisomi 21. Penambahan kromosom ini dapat mengakibatkan timbulnya berbagai kelainan, yaitu adanya disabilitas intelektual, gambaran wajah yang khas, dan hipotonia. Pada tahun 2020 prevalensi kejadian Down syndrome berkisar 1 berbanding 10.000 kelahiran hidup. Anak Down syndrome kerap memiliki berbagai kelainan sehingga menyebabkan adanya keterbatasan dalam kehidupannya. Keterbatasan ini akan berdampak pada berbagai permasalahan akibat dari quality of life yang tidak terpenuhi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dan fungsi motorik dengan quality of life pada anak suspek Down syndrome. Metode: Data diambil dengan kuesioner Cognitive Scale for Down Syndrome (CS-DS), Gross Motor Function Measure, dan The TNO-AZL Questioner for Children’s Health-Related Quality of Life (TacQol). Hasil: Uji korelasi Pearson antara fungsi kognitif dengan quality of life didapatkan r=0,57 dan P=0,02. Uji korelasi Pearson antara fungsi motorik dengan quality of life didapatkan r= 0,18 dan P=0,48. Simpulan: Terdapat hubungan dan signifikan antara fungsi kognitif dengan quality of life, serta tidak terdapat korelasi yang signifikan antara fungsi motorik dengan quality of life dan korelasinya bernilai sangat lemah.

Kata kunci: Down syndrome, kognitif, motorik, quality of life

                                       

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7051 Tidak