HUBUNGAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT(NLR) DAN RASIO PLATELET LIMFOSIT (PLR) DENGAN MORTALITAS PASIEN PNEUMONIA SEPSIS DI RSUD WALED CIREBON TAHUN 2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Nabila Apricia Yasmin Adiputri |
| Pengarang 1 | : Dwi Rosa Eka Agustina |
| Pengarang 2 | : Helga Marwa Afifah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Nab h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 68 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama sepsis yang berkontribusi terhadap tingginya angka mortalitas. Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dan Platelet-to Lymphocyte Ratio (PLR) merupakan biomarker inflamasi yang diperoleh dari pemeriksaan darah rutin dan berpotensi digunakan sebagai prediktor mortalitas pada pasien pneumonia sepsis. Tujuan: Mengetahui hubungan rasio Neutrofil Limfosit (NLR) dan rasio Platelet Limfosit (PLR) dengan mortalitas pasien pneumonia sepsis di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis pasien pneumonia sepsis periode Januari–Desember 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh 70 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis univariat disajikan dalam distribusi frekuensi dan persentase, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05 serta dihitung Odds Ratio (OR) dan 95% Confidence Interval (95% CI). Hasil: Sebagian besar pasien berusia sekitar 35 hingga65 tahun dengan rerata usia 54,3±9,8 tahun, berjenis kelamin perempuan (54,3%), memiliki kategori NLR tinggi (22,9%), kategori PLR tinggi (41,4%), dan luaran meninggal (32,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara NLR dengan mortalitas pasien pneumonia sepsis (p<0,001; OR=11,727; IK95%=3,161–43,512). Selain itu, terdapat hubungan bermakna antara PLR dengan mortalitas (p<0,001; OR=29,262; IK95%=6,842–115,800). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara rasio Neutrofil Limfosit (NLR) dan rasio Platelet Limfosit (PLR) dengan mortalitas pasien pneumonia sepsis. Pasien dengan kategori NLR maupun PLR tinggi memiliki risiko kematian lebih besar dibandingkan kategori rendah.
Kata kunci: Pneumonia sepsis, Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio, Platelet-to-Lymphocyte Ratio, mortalitas, NLR, PLR.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |