GAMBARAN OUTCOMES KOLESISTEKTOMI TERBUKA DAN KOLESISTEKTOMI LAPAROSKOPI PADA KASUS KOLELITIASIS DI RSUD WALED PERIODE TAHUN 2019 2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Salsabila Putri Sumaji |
| Pengarang 1 | : Mohamad Romdhoni |
| Pengarang 2 | : Bambang Wibisono |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Sal g |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 88 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar belakang: Kolelitiasis merupakan salah satu penyakit bedah yang sering ditangani dengan kolesistektomi terbuka maupun laparoskopi. Di RSUD Waled, kedua teknik masih digunakan, namun belum terdapat gambaran mengenai outcomes masing-masing metode sehingga penelitian ini dilakukan. Tujuan: Mengetahui gambaran outcomes pembedahan kolesistektomi terbuka dan kolesistektomi laparoskopi pada pasien kolelitiasis di RSUD Waled Periode Tahun 2019-2025, ditinjau dari aspek lama rawat inap, infeksi luka pasca pembedahan, skala nyeri pasca pembedahan, dan komplikasi cedera saluran empedu. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis 82 pasien kolelitiasis yang menjalani operasi di RSUD Waled periode Januari 2019–Desember 2025. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang menjalani kolesistektomi terbuka (26.8%), memiliki durasi lama rawat inap 4-7 hari (72.7%), mengalami infeksi luka pasca pembedahan (54.5%), sakala nyeri pasca pembedahan dirasakan pada nyeri sedang (77.3%), dan tidak mengalami komplikasi cedera saluran empedu (100%). Sedangkan pasien yang menjalani kolesistektomi laparoskopi (73.2%), memiliki durasi lama rawat inap 1-3 hari (50%), tidak mengalami infeksi luka pasca pembedahan (90%), merasakan nyeri pasca pembedahan dengan skala nyeri ringan 1-3 (51.7%), dan tidak mengalami komplikasi cedera saluran empedu (100%). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 26,8% pasien menjalani kolesistektomi terbuka dan 73,2% menjalani kolesistektomi laparoskopi. Pada kelompok kolesistektomi terbuka, sebagian besar memiliki lama rawat inap 4–7 hari, mengalami infeksi luka pascaoperasi, nyeri sedang, dan tidak mengalami cedera saluran empedu.
Kata Kunci: Kolelitiasis, kolesistektomi terbuka, kolesistektomi laparoskopi, outcomes.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |