HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TERJADINYA SARKOPENIA MENURUT ASIAN WORKING GROUP FOR SARCOPENIA (AWGS) 2025 DI PUSKESMAS JALAN KEMBANG CIREBON

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Putri azliana
Pengarang 1 : Ali Manfaluthi Ahmad
Pengarang 2 : Bambang Wibisono
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 0 Put h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 78 hlm
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Sarkopenia merupakan penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot yang berkaitan dengan proses penuaan. Asian Working Group for Sarcopenia (AWGS) 2025 menetapkan kriteria diagnosis sarkopenia yang penting untuk diterapkan pada populasi lanjut usia, terutama di tingkat pelayanan kesehatan primer. Aktivitas fisik yang rendah diidentifikasi sebagai faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap penurunan fungsi muskuloskeletal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian sarkopenia berdasarkan kriteria AWGS 2025 di Puskesmas Jalan Kembang, Cirebon. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional dilakukan terhadap 98 responden lanjut usia. Data tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sementara diagnosis sarkopenia ditentukan berdasarkan parameter massa otot (Appendicular Skeletal Muscle Mass/ASMI) dan kekuatan otot (Handgrip Strength) sesuai kriteria AWGS 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik kategori rendah (42,9%). Prevalensi sarkopenia ditemukan sebesar 42,9%. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian sarkopenia didapatkan nilai (p = < 0,001). Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian sarkopenia. Semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, semakin baik parameter massa otot dan kekuatan otot, sehingga menurunkan risiko sarkopenia.

Kata Kunci: Aktivitas fisik, AWGS 2025, Kekuatan otot, Massa otot, Sarkopenia

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada