HUBUNGAN KEBERSIHAN DIRI DENGAN KEJADIAN PIODERMA DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD WALED

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Riwangsih
Pengarang 1 : Frista Martha Rahayu
Pengarang 2 : Aris Sunaryo
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 0 Riw h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 75 hlm
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Pioderma merupakan infeksi kulit bakteri yang masih menjadi masalah kesehatan dengan beban yang tinggi. Secara global, Group A Streptococcus diperkirakan menyebabkan lebih dari 100 juta kasus infeksi kulit superfisial setiap tahun, sedangkan di Indonesia penyakit kulit mencakup sekitar 4,60–12,95% dari seluruh kasus penyakit. Prevalensi pioderma di Indonesia mencapai 1,4% pada populasi dewasa dan 0,2% pada anak. Salah satu faktor yang berperan terhadap kejadian pioderma adalah kebersihan diri yang kurang baik.Tujuan: Menganalisis hubungan kebersihan diri dengan kejadian pioderma di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Waled.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel terdiri dari 33 responden yang diperoleh melalui Teknik total sampling. Penelitian dilakukan di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Waled selama periode Mei hingga Juni 2026. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, serta pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Dermatovenereologi. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kebersihan diri baik, yaitu sebanyak 20 responden (60,6%), sedangkan 13 responden (39,4%) memiliki kebersihan diri kurang. Kejadian pioderma ditemukan pada 14 responden (42,4%), sedangkan 19 responden (57,6%) tidak mengalami pioderma. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kebersihan diri dengan kejadian pioderma (p=0,012). Hasil analisis Prevalence Ratio (PR) menunjukkan bahwa responden dengan kebersihan diri kurang memiliki prevalensi mengalami pioderma sebesar 2,769 kali dibandingkan responden dengan kebersihan diri baik (PR=2,769; IK95%=1,194–6,422). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kebersihan diri dengan kejadian pioderma di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Waled. 

Kata kunci: kebersihan diri, pioderma, infeksi kulit, cross-sectional.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada