HUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN POSYANDU DAN RIWAYAT IMUNISASI DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBINGBIN

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Aliya Rohmah Aliyati
Pengarang 1 : Defa Rahmatun Nisa'a
Pengarang 2 : Thysa Tysmelia Affandi
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 0 Ali h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : 0
Halaman : 95 hlm
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Status gizi balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berpengaruh terhadap pertumbuhan, perkembangan, daya tahan tubuh, serta kualitas sumber daya manusia. Pemanfaatan pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan kelengkapan imunisasi merupakan upaya penting dalam mendukung pertumbuhan balita serta mencegah gangguan gizi. Tujuan: Menganalisis hubungan frekuensi kunjungan Posyandu dan riwayat imunisasi dengan status gizi anak usia 2–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Cibingbin. Metode: Penelitian observasional analitik cross-sectional terhadap 207 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data diperoleh dari register Posyandu, Buku KIA, KMS, dan pengukuran BB/TB. Analisis menggunakan Korelasi Spearman dan regresi logistik biner dengan p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden rutin mengunjungi Posyandu (84,1%), memiliki imunisasi lengkap (75,8%), dan berstatus gizi normal (76,8%). Frekuensi kunjungan Posyandu (p<0,001) dan riwayat imunisasi (p<0,001) berhubungan signifikan dengan status gizi. Secara bersama-sama, kedua variabel berhubungan dengan status gizi (χ²=41,955; p<0,001; Nagelkerke R²=0,277). Setelah dikontrol oleh riwayat imunisasi, kunjungan rutin berhubungan dengan peluang 9,608 kali untuk memiliki status gizi normal (AOR=9,608; IK 95%: 3,521–26,220; p<0,001). Riwayat imunisasi tidak berhubungan signifikan setelah dikontrol oleh frekuensi kunjungan Posyandu (AOR=1,797; IK 95%: 0,717–4,502; p=0,211). Simpulan: Frekuensi kunjungan Posyandu merupakan variabel yang berhubungan paling dominan dengan status gizi normal anak.

Kata kunci: frekuensi kunjungan Posyandu, riwayat imunisasi, status gizi, anak usia 2–5 tahun.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada