HUBUNGAN PERSEPSI KEGUNAAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP SIKAP PASIEN DALAM MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY SEBAGAI TERAPI NEURORESTORASI PADA PASIEN STROKE

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Moh Azmi Febri Hadiyan
Pengarang 1 : Hendry Gunawan
Pengarang 2 : Risnandya Primanagara
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 0 Moh h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 59 hlm
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan jangka panjang di dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat termasuk di Kota Cirebon. Virtual Reality (VR) merupakan modalitas teknologi terbaru dalam terapi neurorestorasi yang menawarkan latihan interaktif dan imersif untuk mempercepat pemulihan fungsi motorik dan sensorik pasien pasca stroke, namun tingkat penerimaan pasien terhadap teknologi ini masih belum banyak dikaji, khususnya menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan: Menganalisis hubungan antara Perceived Usefulness (PU) dan Perceived Ease of Use (PEOU) terhadap Attitude Toward Use (ATU) pasien stroke dalam menggunakan Virtual Reality sebagai terapi neurorestorasi di RSU UMC Kabupaten Cirebon. Hasil: Penelitian dengan desain cross sectional pada 44 pasien stroke menunjukkan tingkat PU tinggi (median 35,00), PEOU tinggi (median 34,50), dan ATU sangat positif (25,00). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat dan bermakna antara PU dengan ATU (r=0,951; p<0,001) serta antara PEOU dengan ATU (r=0,902; p<0,001). Simpulan: Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap pasien stroke dalam menggunakan Virtual Reality sebagai terapi neurorestorasi.

Kata kunci: Virtual Reality, Stroke, Neurorestorasi, Technology Acceptance Model, Sikap Penggunaan

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada